LINDUNGI KELUARGA DAN DIRI ANDA DARI MIE INSTAN…!!!

LINDUNGI KELUARGA DAN DIRI ANDA DARI MIE INSTAN…!!!
sumber : dari milis

Para penggemar Mi Instan, pastikan Anda punya selang waktu paling tidak 3(tiga) hari setelah Anda mengkonsumsi Mi Instan, jika Anda akan mengkonsumsinya lagi. Dari Informasi kedokteran, ternyata terdapat lilin yang melapisi mi instan. Itu sebabnya mengapa Mi Instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi Mie Instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti kanker.
Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir(bekerja) sehingga tidak punya waktu lagi untuk memasak,sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi Mi Instan setiap hari. Akhirnya dia menderita kanker. Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin dalam Mi Instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk membersihkan lilin tersebut.
Ada seorang pramugari SIA (Singapore Air) yang setelah berhenti dan kemudian menjadi seorang ibu rumah tangga, tidak memasak tetapi hampir selalu mengkonsumsi Mie Instan setiap kali dia makan. Kemudian akhirnya menderita kanker dan meninggal. Jika kita perhatikan Mi China yang berwarna kuning yang biasa ditemukan di pasar, dari hasil pengamatan, mi yang belum dimasak tersebut akan terlihat seperti berminyak. Lapisan minyak ini akan menghindari lengketnya mi tersebut satu dengan lainnya. Mi Wonton yang masih mentah biasanya ditaburkan tepung agar terhindar dari lengket. Ketika tukang masak akan memasak mi, dia memasaknya pertama-tama dalam air panas, kemudian dibilas/ditiriskan dengan air dingin sebelum dimasak dengan air panas lagi. Memasak dan meniriskan dengan cara ini akan dapat menghindari lengketnya mi tersebut satu sama lainnya. Tukang masak memberikan minyak dan saos pada mi tersebut agar tidak menjadi lengket ketika akan dikonsumsi secara kering (tanpa kuah).
Aturan masak dalam membuat Spaghetti (Mi dari Italia), akan dibutuhkan minyak dan mentega yang ditambahkan terlebih dahulu pada air rebusan Spaghetti untuk menghindari lengketnya pasta tersebut.

Ada kisah yang mengerikan :

  • Ada orang yang sekarang usianya sekitar 48 tahunan tapi sudah 4 tahun terakhir ini kemana-mana membawa alat, maaf, sebagai pengganti anusnya, karena usus bawah sampai dengan anus telah dipotong sebab sudah tidak bisa dipakai lagi pasalnya waktu mahasiswa dengan alasan ekonomi mengkonsumsi mie instant secara berlebihan sehingga bagian usus yang dipotong tersebut adalah tempat mengendapnya bahan pengawet yang selalu ada di setiap mie instant mungkin sejenis borax pengawet untuk mayat (data menunjukan bahwa import borax dan sejenisnya sangat besar ke Indonesia) dan walhasil menimbulkan pembusukan ditempat tersebut, semoga semua pihak berhati hati dalam mengkonsumsi makanan seperti bakso, sosis, mie dll
  • Ada lagi, orang yang pernah kena kanker getah bening (8 kelenjar getah bening kena), dan berobat selama hampir 1 tahun di Singapore menghabiskan lebih dari 1 Milyar pada tahun 1996 sampai 1997 (untung ditanggung kantor), akibat dia mengkonsumsi indomie plus korned selama 4 tahun terus menerus setiap hari(dengan alasan karena istrinya sibuk kerja). Menurut dokter yg mengobati nya, penyebab utamanya adalah pengawet yg ada di indomie dan korned tsb

MI INSTAN INDOFOOD AMAN UNTUK DIKONSUMSI

Sehubungan dengan sering beredarnya informasi yang tidak tepat melalui milis mengenai keamanan pangan produk mi instan, maka PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. selaku produsen mi instan merk Indomie, Supermi, Sarimi, Sakura, dan lain-lain, mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk memberikan informasi yang benar serta dapat dipertanggungjawabkan.

Beberapa hal yang perlu kami sampaikan adalah sebagai berikut :
1. Mi instan Indofood tidak mengandung bahan pengawet.
Sebagai salah satu makanan kemasan yang popular dan digemari oleh berbagai kalangan, mi instan banyak dipertanyakan apakah menggunakan bahan pengawet dalam proses pembuatannya. Memang untuk mewujudkan berbagai macam makanan dan minuman kemasan, ada satu hal yang memiliki peranan penting yaitu bahan tambahan makanan (BTM). BTM yang antara lain termasuk aroma, pewarna, zat pengawet dan senyawa kimia dapat membuat makanan tampak lebih berkualitas, menarik serta memiliki rasa dan tekstur yang lebih sempurna.
Proses pembuatan blok mi Instan produksi Indofood tidak menggunakan bahan pengawet apa pun, karena dibuat dengan cara digoreng dalam minyak bersuhu tinggi (deep frying) yang mengakibatkan kadar air maksimal dalam mi relatif sangat rendah sehingga tidak memungkinkan mikroba pembusuk untuk berkembang biak. Demi keamanan, sebaiknya kita selalu memperhatikan tanggal kadaluarsa yang tertera pada kemasan mi instan produksi Indofood setiap akan membeli atau mengkonsumsinya.

2. Mi instan Indofood tidak mengandung lilin.
Dalam pembuatan mi instan dilakukan proses pengukusan yang menyebabkan pati menjadi tergelatinisasi. Mengkilatnya mi instan Indofood bila sudah dimasak menunjukkan bahwa mi tersebut telah tergelatinisasi dengan baik;
Jika proses gelatinisasinya baik maka berarti patinya pun matang dengan baik. Untaian mi yang mengkilat dan tidak lengket satu sama lain juga sebagai dampak dari proses penggorengan. Dengan demikian tidak benar bahwa proses pembuatan mi instan Indofood menggunakan lilin.

3. Mi instan Indofood bergizi
Pada prinsipnya tidak ada satu jenis makanan pun di dunia yang secara tunggal mampu memenuhi seluruh zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Oleh karena itu keragaman dan variasi dalam mengkonsumsi makanan mutlak diperlukan untuk mendapatkan menu dengan gizi seimbang. Mi instan Indofood khususnya Indomie memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap seperti energi, protein, vit A, C, B1, B6, B12, Niasin, Asam Folat, pantotenat, mineral besi dan natrium. Dalam mi instan Indomie, protein yang dominan adalah protein gandum yang kaya akan asam amino glutamat dan glutamin namun hanya sedikit mengandung lysin. Untuk memperkaya mutu protein sebaiknya makan Indomie dicampur dengan protein hewani seperti telur, daging, keju, ikan, ayam dan lainnya agar tubuh mendapatkan asam amino yang lengkap.
Untuk menambah serat dalam menu makan, kita bisa menambahkan sayuran seperti sawi hijau /caisim, kangkung, wortel, kapri dan sayuran lainnya. Kalau hal tersebut dilakukan maka kandungan zat gizi Indomie akan makin lengkap.

4. Mi instan Indofood tidak mengakibatkan kanker
Sejauh ini, belum pernah dilaporkan suatu hasil penelitian dari lembaga penelitian yang kompeten bahwa produk mi instan dapat mengakibatkan terjadinya penyakit apalagi menyebabkan terjadinya penyakit kanker.
Mekanisme terjadinya kanker, bukan merupakan suatu hal yang sederhana tetapi sangat kompleks. Diantaranya disebabkan adanya senyawa karsinogen dalam suatu produk pangan. Yang perlu diketahui adalah belum pernah ditemukan atau dilaporkan adanya senyawa karsinogen di dalam produk mi instan.

Demikianlah hal-hal yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. Apabila Bapak/ Ibu/Sdr memiliki pertanyaan ataupun keluhan dapat langsung menghubungi consumer service di PO. BOX. 1213 Jakarta utara 14430 atau email ke : [EMAIL PROTECTED]

Terimakasih untuk partisipasi Bapak/Ibu/Sdr yang berkenan untuk menyebarkan informasi yang dapat kami pertanggungjawabkan ini kepada keluarga, sahabat dan teman-teman lain.

Hormat kami,

Divisi Public Relations
PT. Indofood Sukses Makmur Tbk.

Iklan

2 responses to “LINDUNGI KELUARGA DAN DIRI ANDA DARI MIE INSTAN…!!!

  1. wah…..
    ini namanya iklan terselubung
    tapi ga masalah. hehe….
    indomie enak sih…..

    terus maju!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s