Daily Archives: 14 Agustus 2019

Belajar Kimia XII Power Point

Buat adik adik kelas 12 yang mau belajar melalui power poin dapat diunduh disini

IMG_20180617_111327.jpg

 

Bab 1

Bab 2

Bab 3

Bab 4

Bab 5

 

Erwin Schrodinger

Di tengah-tengah kebingungan para fisikawan dalam memahami dualisme sifat elektron, tampillah Erwin Schrodinger, seorang fisikawan Austria (1887-1961) yang nampaknya menaruh minat besar pada ide Louis de Broglie. Lewat serangkaian penelitian yang panjang, akhirnya pada 1926, Schrodinger mengumumkan persamaan matematika untuk menghitung penyebaran gelombang dalam ruang. Persamaan itu kemudian disebut Persamaan Schodinger (Schodinger Equation). Pada bagian kita kita akan membahas Schrodinger Equation.

Time evolution schrodinger equation

Schrodinger Equation

Erwin Schrodinger

Dengan menyelesaikan Schrodinger Equation atau persamaan Schrodinger, kita bisa memperkirakan bagaimana “bentuk” gelombang dari sebuah benda, sekaligus jangka waktu merambat atau menyebarnya gelombang tersebut. Schrodinger lalu membuktikan hasil penghitungan energi elektron dalam atom hidrogen dengan persamaan itu hasilnya sama dengan quantum condition. Persamaan Schrodinger juga membuktikan ada tingkatan-tingkatan energi dalam atom.

Schrodinger kemudian merangkum semua ide dan pikirannya dalam tesisnya yang kemudian diapresiasi oleh Max Planck dan Albert Einstein. Tesis Schrodinger ini kini menjadi bagian besar dari Mekanika Gelombang (Wave Mechanics) dan menjadi teori dasar bagi Teori Mekanika Kuantum (Mechanical Quantum), teori yang menjelaskan hukum-hukum mekanika dalam dunia mikro.

Bahan belajar kimia XI dalam power point

Bagi adik adik sma dapat mendownload bahan belajar kimia

IMG_20180705_140716.jpg

Bab 1

Bab 2

Bab 3

ab 4

bab 5

BAB 6

bab 7

bab 8

bab 9

bab 10

 

Max Planck. Dia dilahirkan tahun 1858 di kota Kiel, Jerman, dia belajar di Universitas Berlin dan Munich, peroleh gelar Doktor dalam ilmu fisika dengan summa cum laude dari Universitas Munich selagi berumur baru dua puluh satu tahun. Sebentar dia mengajar di Universitas Munich, kemudian di Universitas Kiel. Di tahun 1889 dia jadi mahaguru Univeristas Berlin sampai pensiunnya tiba tatkala usianya mencapai tujuh puluh. Itu tahun 1928. Planck, seperti halnya ilmuwan lain, tertarik dengan “radiasi kuantitas gelap,” julukan buat radiasi elektromagnetik dikeluarkan oleh obyek gelap sempurna apabila dipanaskan. (Suatu obyek gelap sempurna dijelaskan sebagai sesuatu yang tidak memantulkan cahaya, tetapi sepenuhnya menyerap semua cahaya yang jatuh di atasnya). Percobaan-percobaan para ahli fisika telah membuat ukuran yang hati-hati perihal radiasi yang dikeluarkan oleh obyek itu bahkan sebelum Planck bekerja dalam masalah itu.

Penemuan Max Planck

Hasil karya Planck pertama adalah penemuannya dalam hal formula secara aljabar yang ruwet yang dengan tepat menggambarkan “radiasi kuantitas gelap.” Formula ini yang kerap digunakan dalam teori fisika sekarang dengan rapi meringkas data-data percobaan. Tetapi ada satu masalah: hukum fisika yang sudah diterima meramalkan adanya suatu formula yang samasekali berbeda.

Planck berkecimpung dalam-dalam terhadap soal ini dan akhirnya tampil dengan teori baru yang radikal: energi radiant cuma keluar pada pergandaan yang tepat dari unit elementer yang disebut Planck “kuantum”. Menurut teori Planck, ukuran kuantum cahaya tergantung pada frekuensi cahaya (misalnya pada warnanya), dan juga berimbang dengan kuantitas fisik yang oleh Planck diringkas dengan “h”, tetapi sekarang disebut “patokan Planck.” Hipotesa Planck amatlah berlawanan dengan apa yang jadi konsep umum fisika. Tetapi, dengan penggunaan ini dia mampu menemukan keaslian teoritis yang tepat daripada formula yang benar tentang “radiasi kuantitas gelap.”