Penyegaran instruktur: Pembelajaran Ikatan kimia

Pembelajaran ini adalah pembelajaran tentang ikatan kimia.  silahkan kepada rekan untuk mendownload materi dan LKPD di sini

LKPD_1 ikatan kimia

Video  1. ikatan ionik 1 

Video 2 Polar dan Nonpolar

Video 3 Kovalen Koordinasi

Video 4 Ikatan Logam

Gilbert Newton Lewis adalah seorang kimiawan fisik Amerika yang dikenal karena penemuan ikatan kovalen dan konsepnya mengenai pasangan elektron (Struktur dot Lewis) dan kontribusi lain untuk teori ikatan valensi telah membentuk teori ikatan kimia modern. Lewis berhasil memberikan kontribusi terhadap termodinamika, fotokimia, dan pemisahan isotop, dan juga dikenal karena konsep tentang asam dan basa.

GN Lewis lahir pada 23 Oktober tahun 1875 di Weymouth, Massachusetts, AS. Setelah menerima gelar PhD dalam kimia dari Universitas Harvard dan belajar di luar negeri di Jerman dan Filipina, Lewis pindah ke California untuk mengajar kimia di University of California, Berkeley. Beberapa tahun kemudian, ia menjadi Dekan perguruan tinggi Kimia di Berkeley, dan dia menghabiskan sisa hidupnya di sana. Sebagai seorang profesor, ia memasukkan prinsip-prinsip termodinamika ke dalam kurikulum kimia dan mereformasi kimia termodinamika secara matematis ketat diakses ahli kimia biasa.

Dia mulai mengukur energi bebas nilai yang berhubungan dengan beberapa proses kimia, baik organik dan anorganik.

Pada tahun 1916, ia juga mengusulkan teori ikatan dan menambahkan informasi tentang elektron dalam tabel periodik dari unsur. Pada tahun 1933, ia mulai penelitian tentang pemisahan isotop. Lewis bekerja dengan hidrogen dan berhasil memurnikan sampel air berat. Dia kemudian datang dengan teori asam dan basa, dan melakukan pekerjaan di Fotokimia selama tahun-tahun terakhir hidupnya. Pada tahun 1926, Lewis menciptakan istilah ” foton “untuk unit terkecil dari energi radiasi. Dia adalah saudara dalam Alpha Chi Sigma, persaudaraan kimia profesional.

Meskipun ia dinominasikan 35 kali, GN Lewis tidak pernah memenangkan Hadiah Nobel dalam Kimia. Pada tanggal 23 Maret 1946, Lewis ditemukan tewas di laboratorium Berkeley di mana ia telah bekerja dengan hidrogen sianida ; banyak mendalilkan bahwa penyebab kematiannya adalah bunuh diri. Setelah kematian Lewis, anak-anaknya mengikuti karir ayah mereka dalam kimia.

DSC00049

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScY4S56SjRxw2LoUAu3K8Ys75KZDdpeanurHssMnXQZDIkTxg/viewform

Struktur Lewis

Struktur Lewis adalah diagram yang menunjukkan ikatan-ikatan antar atom dalam suatu molekul. Struktur Lewis digunakan untuk menggambarkan ikatan kovalen dan ikatan kovalen koordinat.

Struktur Lewis dikembangkan oleh Gilbert N. Lewis, yang menyatakan bahwa atom-atom bergabung untuk mencapai konfigurasi elektron yang lebih stabil.

Untuk menyusun struktur Lewis dari suatu atom atau unsur, dapat dengan cara menuliskan simbol titik pada sekeliling atom. Setiap titik mewakili satu elektron yang terdapat pada kulit valensi atom tersebut. Elektron yang terlibat dalam ikatan ini hanya elektron-elektron yang terdapat pada kulit terluar dan jumlah total elektron yang terlibat dalam pembentukan ikatan ini tidak mengalami perubahan (merupakan jumlah total elektron valensi dari atom-atom yang berikatan).

Pada umumnya, jumlah elektron pada kulit valensi sama dengan golongan dari suatu atom. Oleh karena itu, jumlah titik pada simbol Lewis sama dengan golongan dari atom tersebut. Namun untuk logam transisi, lantanida, dan aktinida yang mempunyai kulit dalam yang tidak terisi penuh, titik Lewis dari unsur-unsur tersebut tidak dapat dituliskan secara sederhana.

https://goo.gl/0EioE8

POS UN 2017 DAN KISI KISI UN

Sahabat blog yang berbahagia.. demi kelancaran dan persiapan UN dan Menghadapi UN bagi anak didik kita. saya share POS  UN 2017 dan  kisi kisi serta tanggal penting.  Monggo…

pos-un-tahun-2017-final

kisi-kisi-un-sma-ma-sederajat-2017

rakor-unbk-jan17-jadwal

bagi ananda yang akan menyiapkan diri un kimia silahkan masuk dalam link blog kami

https://kimiaindah.wordpress.com/2017/01/07/soal-soal-un-kimia/

img-20161129-wa0027

KISAH INSPIRATIF PENEMU LAMPU

Ada saja masyarakat yang tidak faham siapa penemu lampu pijar/ lampu listrik itu. Padahal untuk menemukan suatu ide itu tidak mudah dan penuh dengan perjuangan sebagaimana yang dilakukan oleh Thomas Alfa Edison untuk menemukan ide tersebut.

Thomas Alfa Edison lahir di Milan,Ohio Amerika Serikat pada tanggal 11 Februari 1847. Sejak kecil sang penemu lampu ini sudah terganggu dengan pendengarannya. Maka ia hanya mengenyam pendidikan formal selama 3 bulan. Kenapa? Karena sang guru tidak sanggup mengajar Tommy (panggilan Thomas Alfa Edison kecil). Sampai gurunya memberikan secarik kertas untuk di berikan kepada ibunya. Isi suratnya mengatakan, “Tommy, anak ibu, sangat bodoh. Kami minta ibu mengeluarkannya dari sekolah,” begitu kata yang di tulis oleh gurunya.

Dengan bimbingan Ibunya, yang mengajar sendiri di rumah. Thomas Alfa Edison dengan leluasa dapat membaca buku-buku ilmiah dewasa dan mulai mengadakan berbagai percobaan ilmiah sendiri. Pada usia 12 tahun ia mulai bekerja sebagai penjual koran, buah-buahan dan gula-gula di kereta api. Kemudian ia menjadi operator telegraf, Ia pindah dari satu kota ke kota lain. Di New York ia diminta untuk menjadi kepala mesin telegraf yang penting. Mesin-mesin itu mengirimkan berita bisnis ke seluruh perusahaan terkemuka di New York.

Penemuan terbesar Thomas Alfa Edison adalah menemukan Lampu Pijar. Ia juga banyak membantu dalam bidang pertahanan pemerintahan Amerika Serikat. Beberapa penelitiannya antara lain: mendeteksi pesawat terbang, menghancurkan periskop dengan senjata mesin, mendeteksi kapal selam, menghentikan torpedo dengan jaring, menaikkan kekuatan torpedo, kapal kamuflase, dan masih banyak lagi. Thomas Alfa Edison dipandang sebagai salah seorang pencipta paling produktif pada masanya, memegang rekor 1.093 penemuan yang dipaten atas namanya.

Tapi, tahukah Anda untuk menemukan suatu penemuan yang benar-benar bermanfaat tidak langsung jadi. Seperti yang dilakukan oleh Thomas Alfa Edison dengan Lampu Pijarnya. Ia mengalami kegagalan sebanyak 9.998 kali. Baru pada percobaannya yang ke 9.999 dia berhasil secara sukses menciptakan lampu pijar yang benar-benar menyala terang. Pada saat keberhasilan dicapainya, dia sempat ditanya: Apa kunci kesuksesannya. Thomas Alfa Edison menjawab, “Saya sukses, karena saya telah kehabisan apa yang disebut kegagalan”. Bayangkan dia telah banyak sekali mengalami kegagalan yang berulang-ulang. Bahkan saat dia ditanya apakah dia tidak bosan dengan kegagalannya, Thomas Alfa Edison menjawab:  “Dengan kegagalan tersebut, saya malah mengetahui ribuan cara agar lampu tidak menyala” Sangat luar biasa, Thomas Alfa Edison memandang kegagalan dari kaca mata yang sangat positif. Kegagalan bukan sebagai kekalahan tapi dipandang dari sisi yang lain dan bermanfaat, yaitu mengetahui cara agar lampu tidak menyala.

Cara pandang positifThomas Alfa Edison, tidak menyurutkan semangat, bahkan tetap mampu meyakinkan orang lain untuk mendanai “Proyek Gagal” nya yang berulang-ulang. Ini juga satu hal yang luar biasa.  Ini menjadikan inspirasi  bagi kita bahwa yang namanya kegagalan sesuatu menuju keberhasilan, maka jangan pernah takut dengan kegagalan.

Kata kebajikan yang dikenang dari Thomas Alva Edison adalah:

“Jenius adalah 1% inspirasi dan 99% keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras”.

“Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan”.

“Saya tidak patah semangat, karena setiap usaha yang salah adalah satu langkah maju”.

Selamat untuk mencoba kegagalan.